Gaji Anggota BIN
Gaji Anggota BIN © litbang.kemendagri.go.id

Gaji anggota BIN… Hmm cukup menarik untuk dibahas, apalagi menurut sumber dari situs penyedia informasi gaji seperti Qerja, bahwa gaji seorang anggota BIN dengan status agent bisa sampai 47,5 juta perbulannya.

Setiap negera pasti memiliki badan intelijen, dengan tujuan untuk pertahanan dan keamanan negara. Seperti Amerika memiliki CIA, Rusia memiliki GRU, Inggris memiliki MI5 dan Negara lain pun memilki penamaan yang berbeda untuk badan intelijennya. Seperti Indonesia memiliki badan intelijen dengan nama BIN(Badan Intelijen Negara).

BIN juga memiliki tugas dan fungsi seperti badan intelijen negara lainnya, yaitu mengumpulkan informasi penting yang berhubungan dengan stabilitas negara. Dimana dalam menjalankan tugasnya memiliki resiko yang cukup besar, dan nyawa yang jadi tahurahannya.

Menjadi anggota BIN harus mengabdi secara nyata kepada negara, juga untuk bisa jadi bagian BIN memerlukan perjuangan dan resiko yang cukup besar. Tugasnya cukup berat, yaitu mengumpulkan informasi yang harus akurat, jaga rahasia dan siap mati dalam menjalankan tugasnya. Perlu diketahui bahwa Badan Intelijen Negera memiliki slogan “Berani tidak dikenal, mati tidak dicari, berhasil tidak dipuji, dan gagal dicaci maki.”

Walaupun cukup berat dan besar resikonya menjadi anggota BIN, namun untuk kamu yang memiliki mimpi dan tekad yang kuat untuk menjadi seorang intelijen yang akan menjalankan tugas rahasia dari negara, berikut beberapa syarat yang harus dipersiapkan calon anggota BIN.

Syarat Calon Anggota BIN

Untuk menjadi anggota BIN kamu harus melalui beberapa tahap seleksi ketat juga harus memiliki kriteria standar yang ditentukan oleh BIN. Nah berikut beberapa syarat yang harus dimiliki oleh bakal calon anggota BIN.

Memiliki Kecerdasan Intelektual

Memiliki kecerdasan merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki seseorang yang ingin menkajdi intelijen. Karena dalam bertugas mengumpulkan informasi yang akurat memerlukan kecerdasan agar tidak diketahui pihak lain, itu sebabnya seorang intelijen harus memiliki kemampuan berfikir diatas rata-rata, agar bisa membuat perhitungan akurat.

Juga menjadi anggota BIN harus memiliki keterambilan berbahasa asing, minimal bahasa bahasa Inggris, Mandarin, Rusia dan Arab. Tujuannya untuk memudahkan dalam menjalankan berbagai tugas, karena anggota BIN dalam menjalankan tugasnya tidak hanya dalam lingkup wilayah Indonesia, namun juga luar negeri.

Siap Bersaing dengan Ribuan Orang

Setelah melakukan pendaftaran dan memenuhi persyaratan administrasi, sama seperti seleksi penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) kamu akan bersaing dengan banyak kandidat dari berbagai daerah. Tentu saja saingan kamu juga memiliki motivasi yang kuat untuk bisa lolos.

Untuk menjadi anggota BIN kamu akan melewati serangkaian tes, juga akan ada tes intelektualitas dan fisik terlebih dahulu. Dan setelah dinyatakan lolos kamu menempun pendidikan sekolah tinggi intelijen negara.

Siap Berkonfrontasi dengan Intelijen Lain

Sebuah badan intelijen memiliki tujuan untuk menjaga kesetabilan negera, tujuannya bukan untuk mengganggu negara lain. Saat bertugas dilapangan seorang intelijen sangat mungkin beradu dengan inteligen dari negara lain.

Jadi tidak mustahil, jika BIN akan berkonfrontasi dengan MI5, bahkan sangat mungkin dengan CIA. Khususnya ketika terjadi sebuah peristiwa yang berhubungan dengan beberapa negara, termasuk Indonesia. Kemungkinan yang terjadi di dunia perintelijenan adalah saling beradu otak, skill bahkan fisik yang akan membahayakan dirinya sendiri.

Siap Mati Dalam Menjalankan Misi

Pekerjaan yang berhubungan dunia intelijen sudah pasti memiliki banyak resiko, salah satunya adalah kematian. Jika kamu ingin bergabung dengan BIN harus siap menanggung resiko mati kapanpun dan dimana pun, khususnya dalam menjalankan tugas dan tiba-tiba diketahui identitas aslinya.

Hampir semua perkerjaan yang berhubungan dengan stabilitas negera memiliki resiko mati dalam menjalankan tugasnya. Seperti menjadi penegak hukum bisa mati, menjadi aparat bisa mati, dan masuk dunia militer juga bisa mati. Pun demikian menjadi BIN, ketika berhasil bergabung menjadi bagian BIN, maka resiko siap mati harus sudah ada pada diri seorang intelijen.

Kenapa anggota BIN punya resiko kematian cukup besar dalam menjalan tugasnya ? Alasannya, karena intelijen bisa menjadi batu sandungan untuk pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu, khususnya untuk pihak yang menginginkan negara kacau balau dengan rencana jahat mereka. Juga ketika identitas aslinya diketahui, makan akan menjadi incaran banyak pihak yang beroposisi negara.

Menjadi bagian BIN bukan hanya tentang kebanggan dan gaji besar. Namun mengenai bagaimana menjaga kesetabilan negera, melakukan berbagai upaya pencegahan agar negara tetap aman. Dengan banyaknya resiko disertai banyak prestasi yang sudah dibuatnya meski harus tetap menjadi misteri, kita harus bersyukur negara ini memiliki BIN.

Harus Pandai Menjaga Rahasia

Menjadi seorang intelijen BIN harus pandai menjaga rahasia khususnya mengenai identitas sebagai anggota BIN. Ini merupakan sikap yang penting, jangan sampai melakukan pamer, karena sama saja cari mati.

Menjadi anggota BIN tidak sama dengan profesi lain yang bisa kamu umbar di media sosial untuk mengundang perhatian banyak orang. Semua perilaku anggota BIN harus merujuk pada slogannya, kamu harus menyamar dan tidak ada seorang pun mengetahui identitas kamu sebenarnya.

Memiliki Banyak Uang

Memiliki banyak uang bukan berarti uang tersebut akan digunakan untuk menyuap pejabat BIN, supaya bisa lolos dengan mudah menjadi anggota BIN, melainkan uang tersebut digunakan jika kamu sewaktu-waktu kamu harus mengundurkan diri dari keanggotaan BIN.

Perlu kamu ketahui, bahwa ketika kamu menjadi salah satu anggota BIN, maka akan sulit keluar. Meskipun kamu mengundurkan karena alasan-alasan darurat, maka kamu harus membayar denda dengan jumlah yang tidak sedikit.

Maka sebelum memutuskan mendaftar menjadi bagian dari BIN, lebih baik dipikirkan matang-matang. Jangan sampai kamu berubah pikiran ditengah jalan, akan repot urusannya. Denda dengan jumlah besar merupakan peringatan nyata, bahwa profesi sebagai anggota BIN bukan pekerjaan main-main.


Setelah membaca syarat diatas dan kamu rasa siap menjadi anggota BIN, selanjutnya untuk menjadi anggota BIN, salah satu syaratnya kamu harus mengikuti pendidikan sekolah tinggi intelijen negara. berikut pembahasanya.

Tentang STIN (Sekolah Tinggi Intelligent Negara)

Sekolah Tinggi Intelligent Negara
Sekolah Tinggi Intelligent Negara © stin.ac.id

STIN merupakan sekolah intelijen yang dibentuk langsung oleh BIN (Badan Intelijen Negara). Tahun 2004 dimulai kuliah perdananya. Awalnya bernama IIN (Institut Intelijen Negara) yang diprakarsai oleh Jend. TNI (purn) Dr.A.M Hendropriyono. Untuk mendapatkan pendidikan di STIN kamu harus melewati beberapa seleksi ketat dan harus memenuhi kriteria yang telah ditentukan BIN.

Bayangan pada benak kebanyakan orang mengenai dunia perintelijenan adalah angker, misterius, tertutup, klandestin dan bahkan identik dengan kekerasan. Untuk itu sebelum memutuskan masuk STIN, harus sudah mempertimbangkannya dengan matang, karena dalam proses pendidikannya nanti, karakter intelijen akan terus dibentuk melalui prinsip kerahasiaan, anonimitas, dan cara kerja klandestin.

Namun sejak pertama kali dibentuk, jumlah peminat masuk STIN terus meningkat dari tahun ke tahun. Jumlah pendaftarnya sampai ribuan, bahkan 1-2 tahun kebelakang jumlah pendaftarnya mencapai puluhan ribu. Padahal setiap tahunnya STIN hanya menerima siswa baru 100 orang, tapi nampaknya beberapa tahun terakhir ini ada penambahan kuota menjadi 124 orang.

Letak Sekolah Tinggi Intelijen Negara berada di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Namun akan sulit menemukan letak pastinya dimana, tidak ada papan petunjuk, dan bahkan letak STIN pada Google Map pun sepertinya sengaja dibuat tidak akurat.

Lamanya pendidikan yang harus ditempuh untuk lulus dan mendapatkan gelar S,in adalah 4 tahun. STIN juga memiliki 2 program study yaitu, keagenan dan analist.

Beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan matang-matang sebelum mendaftar STIN :

  • Keterikatan dengan syarat pekerjaan (perjanjian),
  • Status sosial dirahasiakan,
  • Ditempatkan dimana saja,
  • Hidup dalam bayang-bayang,
  • Berani tidak dikenal,
  • Hilang tidak akan dicari,
  • Berhasil tidak akan dipuji,
  • Gagal akan dicaci maki,
  • Mati tidak diakui,
  • Tidak memiliki hubungan spesial dengan lawan jenis selama pendidikan,
  • dll.

STIN memiliki slogan “cendikia waskita” yang artinya “bagi mereka yang melanggar, sanksi keras siap menunggu”. Kerahasiaan merupakan nafas bagi para CATAR, untuk itu mereka dituntut untuk bisa menjaga kerahasiaan yang mereka ketahui. Juga setelah selesai pendidikan, mereka akan memiliki identitas baru untuk digunakan saat bekerja dilapangan.

Peluang Kerja STIN

Setelah lulus pendidikan dari STIN peluang kerja yang didapat cukup bagus, apalagi jika memiliki prestasi yang bagus, bisa mendapatkan beasiswa pendidikan intelijen luar negeri atau mendapatkan posisi strategis di BIN. Namun syarat lulus STIN cukup sulit, karena harus menyelesaikan tugas akhir keintelijenan yang cukup berat.

Juga lulusan STIN biasanya akan langsung disebar ke seluruh Indonesia untuk menjalankan tugas masing-masing diberikan negara. Dalam menjalankan tugas  harus mengerahkan segala kemampuan mental, fisik, dan otak agar bisa sukses melaksana tugas yang diberikan.

Terlepas dari banyak syarat yang harus dipenuhi, seleksi yang ketat dan dan proses pembelajar yang harus ditempuh cukup berat, disamping itu sekolah di STIN memiliki banyak keuntungan seperti sekolah dinas pada umumnya seperti :

  • Biaya sekolah gratis,
  • Mendapatkan uang saku,
  • Langsung bekerja ketika lulus (Sesuai UU nomor 17 tahun 2011, lulusan STIN menjadi SDM BIN).

Pangkat Dan Jenis Agen Intelijen Anggota BIN

Setelah membahas institusi pendidikan yang dimiliki BIN yaitu STIN, informasi mengenai hirarki kepangkatan agen intelijen BIN cukup menarik untuk dibahas. Karena kebanyakan dari kita tidak tahu sistem pangkat dan tugas dari BIN itu sendiri.

Perlu diketahui bahwa sistem hirarki kepangkatan yang dimiliki BIN berbeda dengan yang dimiliki TIN atau Polri. Pada BIN sistem nama kepangkatannya dimulai dari yang terbawah.

1. Agen Lapangan ( pulbaket=pengumpulan bahan keterangan atau kegiatan yang diakukan untuk melakukan pencarian dan pendalam suatu informasi penting).
1.1 Agen Spesialis (Personil yang memiliki keahlian khusus atau kemampuan luar biasa yang jarang dimiliki kebanyakan orang).
1.a. Agen Pertama
1.b. Agen Muda
1.c. Agen Madya

2. Analis (Menganalisa hasil dari kegiatan pulbaket dari agen lapangan)
2.a. Analis Pertama
2.b. Analis Muda
2.c. Analis Madya

3. Staf Ahli

4. DISK (Dewan Informasi Strategi & Kebijakan)

Keterangan :

  • Poin 2, 3, 4 memiliki tugas yang banyak dilakukan dikantor(in office). Mereka turun atau tugas ke lapangan ketika ada kegiatan kroscek & validasi sebelum kebijakan/keputusan diambil.
  • Poin 1, 2, 3 rekrutmen keanggotaannya melalui sistem karir, atau menggunakan mekanisme kepegawaian sesuai urutan pangkat/golongan serta senioritas. Anggotanya berasal dari organik BIN, TNI dan Polri. Namun saat ini sudah banyak menggunakan tenaga sipil/PNS lintas instansi dan organik BIN lulusan STIN.
  • Poin 3 merupakan gabungan dari PNS, TNI, dan Polri.
  • Poin 4 merupakan jabatan non karir alias jabatan politis(politik), yang dipilih langsung oleh presiden.

Mengenai agen spesialis di beri pembeda karena anggotanya berasal dari organik(karir) yang disekolahkan melalui institusi pendidikan seperti STIN yang akan mendapatkan pendidkan khusus untuk mengasah bakat yang dimilikinya agar lebih tajam.

Mereka yang direkrut oleh BIN adalah orang yang memiliki kecerdasan luar biasa, keahlian yang hebat juga prestasi yang membanggakan, biasanya akan menjadi agen infiltran(penyusup) biasanya A.S.N.O ini direkrut dari orang-orang yang keahlian dibidang IT, bahasa, beladiri, bisnis, sampai seorang entertainer,

Agen spesialis non organik adalah orang-orang yang direkrut BIN karena kemampuannya, kebanyakan dari mereka tidak mengandalkan gaji/upah sebagai mata pencaharian. Karena biasanya orang seperti ini sudah memiliki “a real work” sebagai covernya, agar tidak dicurigai siapapun.

Dan kalapun orang-orang yang direkrut BIN bocor identitasnya, maka bin wajib membantahnya dan agen bersangkutan pun wajib menyangkalnya mengenai segala keterlibatannya bersama BIN.

Perangkat BIN yang bisa digunakan dan digerakan kapanpun dalam misi rahasia(silent operation) adalah sebagai berikut :

  • Sat 81 Gultor Kopassus
  • Denjaka AL (Gabungan Kopaska dan Taifib)
  • Satbravo 90 Paskhas
  • Densus 88 Polri

Gaji Anggota BIN

Ketika selesai menjalankan pendidikan sekolah tinggi intelijen negara, dan melaksanakan tugas, berikut adalah informasi mengenai gaji yang didapat ketika lulusan STIN menjadi anggota BIN.

Sumber informasi gaji anggota BIN didapat dari situs penyedia informasi gaji Qerja. Tentu saja nilainya belum final, karena hanya terdapat informasi gaji untuk 4 posisi.

Gaji Badan Intelijen Negara Republik Indonesia
Gaji Badan Intelijen Negara Republik Indonesia

Seragam Badan Intelijen Negara

seragam badan intelijen negara
seragam badan intelijen negara © bin.go.id/

Seragam yang digunakan oleh personil BIN saat berada dilingkungan kantor menggunakan seragam khusus keanggotaan. Beda halnya dengan anggota BIN yang berada dilapang, seragam yang digunakan adalah pakaian yang digunakan sehari-hari pada umumnya, atau disesuaikan dengan tempat menjalankan tugas.