Surat Suara Pemilu 2019

Pemilu serempak akan digelar pada 17 April 2019 mendatang. Serba-serbi terkait pemilu inipun sudah ramai sejak beberapa bulan sebelumnya. Para calon presiden dan wakil presiden juga sudah unjuk segala hal yang akan dilakukan nanti bila terpilih dalam pemilu 2019. Semuanya ada dalam setiap wacana masing-masing paslon telah disampaikan saat kampanye.

Pesta demokrasi tahun 2019 ini bukan hanya memilih pasangan calon pemimpin bangsa Indonesia untuk lima tahun mendatang. Melainkan juga memilih para calon pemimpin yang menduduki Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), DPRD tingkat provinsi, DPRD tingkat kabupaten, serta Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

Mengenal 5 Warna Surat Suara Pemilu 2019

Terkait pemilu yang akan berlangsung nanti akan meminta masyarakat Indonesia untuk memilih lima calon pemimpin yang telah disebutkan di atas. Maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan pemilu ini juga sudah menetapkan sebuah aturan terkait surat suara.

Surat suara yang akan didapatkan oleh para pemilih pada 17 April 2019 nanti ada lima. Setiap kertas suara memiliki warna berbeda-beda sehingga tidak menyulitkan para calon pemilih saat akan mencoblos.

Berdasarkan surat keputusan KPU Republik Indonesia dengan nomor 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018 mengenai surat suara dan desain alat bantu coblos (template) bagi pemilih tunanetra pada Pemilu Tahun 2019 semua telah diatur. Kertas suara warna abu-abu untuk memilih presiden dan wakil presiden, warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, hijau untuk DPRD tingkat kota/kabupaten, dan warna biru untuk DPRD tingkat provinsi.

Berikut uraian singkat terkait masing-masing surat suara yang memiliki warna berbeda.

1. Surat Suara Pilihan Presiden dan Wakil Presiden

Surat Suara Pilpres

Surat suara untuk pilpres ini berwarna abu-abu. Memiliki ukuran 22 x 31 cm dengan jenis kertas HVS 80 gram. Surat suara pemilihan capres dan wapres ini berupa lembaran empat persegi panjang yang terdiri dari dua bagian yakni bagian luar dan dalam.

Cara mencoblos kertas suara ini dengan melakukan pencoblosan pada nomor, nama, foto pasangan calon, atau pada gambar partai politik pengusung yang ada pada kotak bagian bawahnya dengan alat coblos yang tersedia.

2. Surat Suara DPR RI

Surat Suara DPR RI

Surat suara pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI ini berwarna kuning. Jumlah surat suara ini juga disesuaikan dengan sejumlah daerah pemilihan anggota DPR. Ukuran kertas suara 51 x 82 cm dengan jenis kertas HVS 80 gram. Berbentuk lembaran empat persegi panjang, terdiri 2 bagian yaitu luar dan dalam, terdapat foto calon anggota DPR RI.

Caranya dengan mencoblos sekali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan atau nama calon anggota DPR RI.

3. Surat Suara DPD RI

Surat Suara DPD RI

Surat suara ini berwarna merah untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang terdiri atas surat suara untuk pemilu anggota DPD. Terdapat 9 kategori ukuran yang dibuat dengan jenis kertas HVS 80 gram. Surat suara  ini berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertical atauhorozontal yang terdiri dari dua bagian yakni luar dan dalam, serta terdapat foto setiap calon anggota DPD.

Pemilih dapat mencoblos sekali pada nomor, nama, atau foto calon anggota DPD.

4. Surat Suara DPRD Provinsi

Surat Suara DPRD Provinsi

Surat suara warna biru ini untuk memilih anggota DPRD tingkat provinsi sesuai jumlah daerah pemilihan anggota DPRD provinsi. Ukuran kertas suara ini 51 x 82 cm dengan kertas HVS 80 gram, berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertical serta terdiri dari dua bagian yakni luar dan dalam. Tidak terdapat foto calon anggota DPRD, hanya nama-nama calon dari masing-masing partai.

Cukup coblos sekali pada nomor atau tanda gambar partai politiknya, dan atau nama calon anggota DPRD provinsi.

5. Surat Suara DPRD Kota/Kabupaten

Surat Suara DPRD Kabupaten

Surat suara ini berwarna hijau untuk memilih anggota DPR daerah tingkat kota atau kabupaten sesuai jumlah daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota. Memiliki ukuran 51 x 82 cm dengan jenis kertas HVS 80 gram. Surat suara ini berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertical yang terdiri dari dua bagian luar dan dalam.

Sama halnya dengan surat suara DPRD provinsi, pada surat suara ini juga hanya ada daftar nama-nama caleg dari masing-masing partai. Cara mencoblos, cukup mencoblos sekali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan atau nama calon anggota DPRD kabupaten/ kota.

Itu tadi mengenai 5 warna surat suara yang akan didapatkan oleh para calon pemilih nanti pada pemilu 2019. Hal ini tentu sangat penting untuk diketahui dan disebarluaskan kepada masyarakat luas di tanah air. Mengingat ini bertujuan untuk memudahkan serta pemberian pemahaman kepada seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih pada 12 April 2019. Sehingga tidak lagi kebingungan saat menyalurkan aspirasi politik saat melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).