Pantai Tanjung Layar
Pantai Tanjung Layar By Martha Suherman

Pantai Sawarna adalah sebuah wisata Pantai yang terletak di desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Lebak, Banten. Pantai yang berada di ujung selatan Lebak ini memiliki area yang sangat luas dengan spot wisata yang berbeda-beda.

Jadi, jika kamu liburan kesini maka dijamin tidak akan bosan dengan pemandangannya. Letak wisata yang berada di pelosok ini masih asri dan jauh dari polusi, hal inilah yang menjadikan pantai sawarna banyak dikunjungi turis lokal maupun luar negeri.

Dulu pantai ini tidak pernah terekspos media, karena memang informasi yang terbatas. Namun seiring perkembangan zaman, popularitas sawarna makin hari makin naik karena banyaknya blogger yang memposting ceritanya ke website maupun media sosial.

Tak jarang juga Pantai Sawarna masuk ke dalam TV swasta maupun TV nasional dalam beberapa acara travel ataupun dijadikan latar film layar lebar. Penasaran dengan detail keindahannya ? simak terus sampai habis ya.

Sejarah Nama Sawarna

  • Versi Pertama

Sejarah ini bermula pada tahun 1907, ketika Indonesia masih dijajah. Seorang Pria dari Belanda yang bernama Jean Louis membuka sebuah perkebunan kelapa sawit seluas 54 hektare. Perkebunan tersebut terletak di sekitar pantai Ciantir dan Tanjung Layar. Nah, Karyawan yang bekerja kebanyakan berasal dari luar daerah Banten.

Seiring berkembangnya zaman dan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, terbentuklah sebuah komunitas bernama Sawarna. Perbedaan logat dan dialek yang terdapat pada komunitas mengakibatkan kata Sawarna disalah artikan. Dari nama Sawarna, menjadi kata “Sorana” yang berarti Suaranya.

  • Versi kedua

Dari sejarah kata Sawarna berasal dari nama Seorang Tetua dan kepala desa pertama di daerah ini yang bernama Swarna. Beliau hidup pada era sekitar tahun 1900 an . Secara bahasa (Bahasa Sunda) kata Swarna (Sawarna) mempunyai arti satu warna.

Ada juga penduduk lokal yang bilang, kalo kata Sawarna menandakan bahwa penduduk di desa tersebut ya satu warna (Satu suku, yaitu Sunda).

Mitos Pantai Sawarna

Dulu pada masa Jajahan Belanda, daerah Tanjung Layar ini dikenal dengan nama Java’s Eerste Punt yang berarti “ujung pertama Pulau Jawa”.Sejarah tentang Pantai Tanjung Layar diceritakan dalam babad sunda dan legenda (dongeng) pesisir selatan.

Ternyata dua buah karang raksasa yang berbentuk layar itu konon merupakan jelmaan dari dua buah kekuatan yang kelak dijadikan kapal oleh Sangkuriang.

Kapal itu dibuat pada saat Sangkuriang akan melangsungkan pernikahan dengan Ibunya yang bernama Dayang Sumbi. Sayangnya Sang Hyang Widi murka akan tindakan Sangkuriang yang bersikeras ingin menikahi Ibunya.

Diamuklah semua peralatan yang kapal termasuk kedua layar tersebut.

Dikisahkan bahwa kapal tersebut ditendang kesebelah utara dan menjadi Tangkuban Perahu. Sedangkan layarnya ditendang ke sebelah selatan yang kemudian sekarang dikenal dengan Tanjung Layar.

Selain legenda tentang Sangkuriang, di sekitar Tanjung layar juga terdapat sebuah karang yang berbentuk pijakan kaki. Karang tersebut dinamakan jejak kaki Kabayan (Tokoh Sunda), kamu bisa cek tokoh Kabayan.

Kisah Louis Van Gogh

Pria bernama Jean Louis Van Gogh merupakan orang Belanda yang tinggal di daerah sawarna kala itu. Dia mempunyai cita-cita tempat usahanya agar dikenal hingga ke luar negeri.

Cita-cita itu pula diyakini oleh Masyarakat sawarna, mereka percaya bahwa sawarna ini mempunyai potensi dilihat dari keindahan alamnya.

Dan benar saja cita-cita pria itu tercapai, kini sawarna menjelma menjadi daerah wisata yang banyak didatangi turis tiap tahunnya. Pantai Sawarna makin dikenal oleh dunia, karena syarat akan keindahan alam dan dijuluki sebagai “The Hidden Paradise”.

Dibalik terjadinya hal ini, korelasi antara cita-cita seorang pria belanda dan kemajuan wisata sawarna ini masih menjadi misteri.

Pantai Sawarna pula ternyata menyimpan kisah sedih saat masih dijajah oleh Jepang. Ratusan Ribu nyawa romusha dibantai dan mati begitu saja akibat pembuatan jalur kereta api Saketi-Bayah ka itu. Jika kamu tertarik dengan sejarah, maka akan ada banyak peninggalan jaman dulu di daerah ini, salah satunya adalah Tugu yang berada di Bayah.

Lokasi Sawarna

Desa Wisata Sawarna adalah sebuah Desa wisata yang berada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Pantai Desa Sawarna juga berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, di sisi selatan sehingga Desa Sawarna merupakan kawasan pesisir pantai.

Jenis objek wisata: Wisata Alam; Agrowisata; Wisata Pantai
Lokasi: Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten
Pengelola: BUMdes Sawarna; BUMN untuk Pantai Pulo Manuk
Luas: 2.500 Ha

Harga Tiket Masuk Pantai Sawarna

Untuk memasuki area wisata pantai Sawarn, wisatawan diwajibkan membayar biaya retribusi Rp 5.000,-/orang. Ada beberapa pos manuk pantai yang perlu diketahui, Pos masuk Pantai Pasir Putih dan Tanjung Layar, Pos masuk Pantai Gua Langir, Pos masuk Karang Bokor, Pos masuk Pantai Pulomanuk, Pos masuk Pantai Legon pari dan Karang Taraje, dan Pos Gua Lalay. Itu belum termasuk biaya parkir kendaraan.

Untuk kamu yang pertama kali berkunjung ke Sawarna bisa menggunakan jasa guide lokal, banyak keuntungan jika menggunakan guide, diantaranya

  • kamu bisa lebih tahu sejarah juga informasi lengkap tempat yang kamu kunjungi,
  • menghemat biaya yang dikeluarga saat mengunjungi tempat wisata, karena guide tahu rute alternatif yang bisa menghubungkan tempat wisata yang satu dengan yang lainnya,
  • terhindar dari pungutan liar dan,
  • liburan kamu bisa terjadwal dengan baik.

Rute Menuju Pantai Sawarna

Sawarna berada di wilayah paling selatan Kabupaten Lebak, untuk ruas jalan menuju tempat wisata ini cukup bagus dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun sebelumnya, walaupun ada beberapa ruas jalan yang masih rusak kondisinya, terutama yang dari arah Pelabuhanratu, namun tetap aman untuk dijadikan rute menuju Sawarna.

Jarak dari Jakarta ke pantai sawarna cukup jauh, sekitar 230 KM. Jika kamu menggunakan kendaraan pribadi maka akan memakan waktu 6 hingga 7 jam perjalanan. Lain halnya dengan transportasi umum yang akan memakan waktu lebih lama, dari 9 hingga 10 jam.

Rute Menuju Sawarna By View from the tree house
Rute Menuju Sawarna By View from the tree house

Rute dari Jakarta

Jika kamu memulai keberangkatan dari Jakarta, maka berikut rute yang bisa digunakan. Bisa disesuaikan dari lokasi terdekat.

Jalur Timur

  • Jakarta – Ciawi, Bogor – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
  • Jakarta – Ciawi, Bogor – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
  • Jakarta – Bogor – Cijeruk – Cikidang/Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna

Jalur Barat

  • Jakarta – Serang – Pandeglang – Saketi – Malingping – Bayah – Sawarna
  • Jakarta – Rangkasbitung – Gunung Kencana – Malingping – Bayah – Sawarna
  • Jakarta – Cilegon – Anyer – Labuan – Malingping – Bayah – Sawarna

Rute dari Bandung

Jika memulai perjalanan dari Bandung, berikut rute yang biasa digunakan untuk sampai ke Sawarna. Untuk memudahkan perjalanan bisa menggunakan bantuan aplikasi google map atau waze.

  • Bandung – Cianjur – Sukabumi – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna

Menggunakan Kendaraan Umum

Jika kamu menggunakan transportasi umum dari Jakarta maka lebih baik naik kereta dan berhenti di stasiun Bogor. Dari stasiun naik angkot menuju terminal Baranangsiang. Dari terminal ini kamu tinggal mencari bus arah Pelabuhan Ratu, dari Bogor ke Pelabuhan ratu ini kurang lebih 5 jam.

Sampai di Pelabuhan Ratu, naiklah elf atau minibus jurusan Terminal Bayah. Sesampainya di terminal Bayah, kamu tinggal menyewa ojek untuk mengantarkan ke Desa sawarna yang berjarak kurang lebih 14 KM.

Berikut rute yang biasa digunakan wisatawan yang liburan ke Sawarna menggunakan transportasi umum.

  • Dari Bandung

Bisa dimulai dari Terminal Leuwi Panjang Bandung bisa menggunakan bus Bandung-Sukabumi kemudian berhenti di Sukabumi. (Juga bisa menggunakan travel Siliwangi Trans). Dilanjutkan dengan naik bus jurusan Pelabuhanratu sampai terminal dan dilanjutkan dengan elf/PS jurusan Sawarna.

  • Dari Bogor

Bisa dimulai dari terminal yang letaknya di Jakarta maka bisa menggunakan bus jurusan Bogor dan berhenti di terminal Baranangsiang Bogor. Kemudian dilanjutkan dengan bus jurusan Pelabuhanratu sampai terminal, dilanjutkan dengan menggunakan elf/PS jurusan Sawarna. Perlu diketahui jika waktu yang diperlukan selama perjalanan dari Bogor menuju Sawarna sekitar 5,5 jam perjalanan.

  • Dari Bekasi

Bisa dimulai dari terminal Bekasi bisa menggunakan bus jurusan Bogor dan turun di Terminal Baranangsiang Bogor, kemudian dilanjutkan dengan bus jurusan Pelabuhanratu sampai terminal, dilanjutkan dengan elf jurusan Sawarna. Untuk waktu tempuh dari Jakarta menuju Pantai Sawarna memerlukan waktu sekitar 7 jam perjalanan.

  • Dari Rangkasbitung, Banten

Perjalanannya bisa dimulai dari terminal Mandala Rangkasbitung, dilanjutkan dengan naik bus Rudi Rangkas – Bayah atau dengan menggunakan elf Rangkas – Bayah / CIkotok dan berhenti di Bayah, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan ojek menuju Sawarna. Waktu tempuh yang diperlukan dari Rangkasbitung menuju Sawarna sekitar 4 jam perjalanan

NB : yang perlu diketahui diketahui. Jumlah Elf/PS yang menuju Sawarna dari terminal Pelabuhanratu tidak banyak, dan hanya stand by sampa jam 17.30. Perkiraan biaya yang dikeluarkan jika menggunakan angkutan umum ke Sawarna sekitar Rp 60.000 – 110.000/orang. Tapi jika menggunakan/ menyewa sepeda motor dengan harga mulai dari Rp 50.000/hari akan menghemat biaya yang dikeluarkan untuk liburan ke Sawarna.

Wisata Sawarna

Sawarna memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, yang menjadi unggulan adalah wisata pantai dan wisata gua. Berikut tempat wisata yang wajib dikunjungi saat liburan ke Sawarna.

Pantai Pulo Manuk

Pantai Pulo Manuk By Sawarna.net
Pantai Pulo Manuk By Sawarna.net

Pulo Manuk adalah sebuah wisata Pantai pertama yang akan kamu jumpai sesampainya di kawasan wisata Sawarna.

Nama Pulo manuk sendiri jika diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti “Pualu Burung”. Disebut pulau burung karena daerah pulo Manuk ini sering dipakai sebagai tempat migrasi burung dari berbagai wilayah termasuk negara Australia.

Pantai Pulo Manuk ini sangat unik dan terkesan masih hijau, karena letaknya yang berbatasan dengan kawasan hutan lindung. Di pantai ini juga masih terdapat banyak spesies hewan seperti monyet dan lutung.

Monyet dan lutung biasanya suka turun ke jalan untuk sekedar mencari makanan dari para pengunjung. Jangan khawatir, meski liar tapi mereka sebenarnya jinak asalkan jangan disakiti saja.

Di area pulo manuk ini terdapat 2 spot yang berbeda. Yang pertama biasanya digunakan untuk berselfie ria dan sekedar nongkrong, satunya lagi biasa dipakai sebagai wahana untuk berenang karena ombaknya yang lumayan tenang.

Tidak jauh dari bibir pantai, ada sebuah karang besar yang bisa dikunjungi jika laut sedang surut. Di karang tersebut banyak terdapat burung yang menetap. Jika kamu tertarik namun takut suatu saat air pasang, maka bisa menyewa perahu nelayan lokal yang setiap saat standby di Pantai.

Karang Bokor

Karang Bokor By Wisata Sawarna
Karang Bokor By Wisata Sawarna

Berbeda dari wisata Pantai yang lain, sepertinya karang bokor ini tidak bisa disebut sebagai pantai. Karena memang bukan seperti pantai pada umumnya, area karang bokor ini merupakan daerah tebing yang menjorok kearah laut dengan karang ditengah sebagai pemandangannya.

Karang terlihat begitu mencolok karena letaknya yang terpisah dari daratan, dan hingga saat ini belum ada akses menuju karang tersebut. Wisatawan yang berkunjung ke karang bokorpun masih bersifat musiman, karena kadang jika bukan hari-hari besar aksesnya ditutup karena area hutan yang belum dibersihkan. Atau misalkan ketika musim hujan, maka jalannya tidak bisa dilewati karena lumpur dan berbahaya.

Karang ini menyimpan keindahan yang tiada tara dan bisa memanjakan setiap mata yang melihatnya. Karang bokor hanya bisa digunakan sebagai tempat nongkrong dan berfoto saja. Terkesan begitu nyaman karena suara deburan ombak yang menabrak karang serta suasana yang damai.

Satu hal yang harus digaris bawahi ketika mengunjungi tempat ini adalah ketika kamu berfoto, jangan terlalu mendekati area terjal karena beresiko jatuh.

Tanjakan Cariang

Image By Acuy Rodriguez
Tanjakan Cariang By Acuy Rodriguez

Tanjakan Cariang sebenarnya bukan destinasi utama, namun keindahannya pun tak bisa terlewatkan begitu saja. Biasanya tanjakan cariang ini sering dijadikan tempat beristirahat para turis yang baru sampai ke sawarna.

Namun karena bentuk tanjakan yang sangat miring dan berbeda dengan tanjakan pada umumnya menjadikan daerah ini rawan akan kecelakaan. Jadi, jika kamu melewati tanjangan ini, diharapkan untuk lebih berhati-hati ya.

Di Tanjakan cariang terdapat sebuah warung kopi sederhana yang bisa digunakan untuk sekedar menikmati mie atau segelas kopi. Duduk di warung yang mengarah terjal ke arah lepas pantai dibawah begitu Indah.

Disini juga kamu bisa melihat bentuk tanjung layar serta Pantai pasir putih dari jauh. Dikala malampun tak kalah indahnya, lampu lampu dari arah pantai akan terlihat di tanjakan cariang ini, menjadikan malammu lebih romantis jika duduk bersama pasangan.

Pantai Gua Langir

Image By Sawarna.net
Pantai Gua Langir By Sawarna.net

Setelah Pulo Manuk, Karang Bokor, dan Tanjakan Cariang, Spot selanjutnya adalah Gua Langir. Letaknya berada tepat dibawah tanjakan cariang, jadi jika kamu dari cariang tinggal turun saja lalu belok kearah kanan.

Pasir pantai ini masih bersih dan sangat menyenangkan untuk dipakai sekedar berjalan maupun bermain pasir. Pemandangannya yang eksotis sangat cocok untuk kamu yang suka berfoto dan berselfie ria.

Pantai Gua Langir sangat menakjubkan, banyak tebing yang berjajar mengarah ke lepas pantai. Kadang ada beberapa wisatawan yang menjadikan tebing disini sebagai wahana untuk panjat tebing, tapi tidak dianjurkan untuk yang amatir ya. Di Pantai Gua Langir banyak terdapat Gua dengan nama yang berbeda :

  • Gua Langir

Sejarah kenapa Gua ini dinamakan Gua Langir, Langir itu berasal dari bahasa Sunda yang artinya Kalajengking. Pengunjung tak perlu panik, meski namanya Gua Kalajengking tapi bukan berarti didalamnya banyak kalajengking ya. Didalam Gua banyak air yang menetes dari dinding tebing, bentuk bebatuan yang terlihat simetris namun ada juga yang tak beraturan. Ruangan yang gelap dan bebatuan yang besar dan basah.

  • Gua Harta Karun

Pada Jaman dahulu Gua ini dimanfaatkan penjajah Jepang untuk menyimpan harta rampasan. Tidak ada satupun orang yang tahu kemanakah harta rampasan itu sampai sekarang. Bentuk dalam gua ini kurang menarik seperti Gua yang lainnya, terlihat di bagian depan Gua yang ditumbuhi vegetasi hijau.

  • Gua Kanekes

Kanekes merupakan nama daerah tempat suku Baduy tinggal, letaknya berada di pedalaman Banten tepatnya di Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten. Gua ini dinamakan Kanekes karena dahulu orang-orang Baduy sering berkunjung ke gua ini untuk mengambil sarang walet dan kelelawar. Gua berbentuk horizontal ini memiliki panjang kurang lebih sekitar 85 meter.

  • Gua Seribu Candi

Gua ini bernama Seribu Candi karena banyaknya batuan stalagmit yang mirip dengan stupa candi. Saking banyaknya mungkin sehingga dinamakan Gua Seribu Candi.  Meski memiliki lorong yang pendek namun didalam gua ini terdapat banyak ornamen alam yang indah.

Pantai Pasir Putih

Image By Ali Hamdan
Pantai Pasir Putih By Ali Hamdan

Pantai ini terletak di pertengahan dan merupakan destinasi utama yang biasa dikunjungi selain Tanjung Layar. Pantai Pasir putih berada di Ciantir tak jauh dari Gua Langir dan Tanjung Layar.

Area pantai inilah yang biasa dipakai pengunjung untuk berenang atau bermain pasir. Hamparan pasirnya yang luas menjadikan tempat ini area yang cocok untuk bermain bola atau voli Pantai.

Bahkan tak jarang pula ombak disini dijadikan wahana selancar oleh pemuda lokal maupun turis mancanegara.

Alun-alun sawarna terletak di Pantai Pasir putih, dan disekelilingnya banyak berdiri fasilitas mulai dari penginapan, warung, hingga penjual asesoris.

Bisa dibilang Pantai pasir putih ini sebagai pusat dari Desa Sawarna. Menjelang malam, daerah ini biasanya sering dijadikan sebagai tempat bertenda dan berbincang ria.

Pantai Tanjung Layar

Image By Banten Tribun
Pantai Tanjung Layar By Banten Tribun

Ini dia Ikon serta Destinasi utama dari Wisata pantai sawarna, Pantai Tanjung Layar. Tanjung Layar ini merupakan pantai pertama di Desa Sawarna yang namanya melejit di dunia pariwisata. Yang menjadi ciri khas dari pantai ini adalah adanya dua buah karang di pinggir pantai yang menyerupai Layar kapal.

Kalau kamu sedang beruntung saat air laut surut, kamu bisa mendekat ke batu karang. Berjalan mengelilingi karang yang berbentuk Layar untuk sekedar hunting foto atau berendam di kolam kolam yang terbentuk secara alami.

Hal yang paling ditunggu di Tanjung layar adalah ketika hari mulai menjelang senja, jika langit sedang cerah maka pengunjung dapat melihat keindahan sunset tenggelam dekat dua batu karang ini.

Menjelang malampun tidak kalah indah, karena daerah yang masih asri kamu akan melihat hamparan bintang dilangit serta sayup suara deburan ombak yang memecah kesunyian.

Pokoknya berwisata disini tidak akan membuat kamu kecewa dan sangat cocok bagi yang ingin menikmati long weekend atau honeymoon bersama pasangan terkasih.

Pantai Legon Pari

Image By Jendela kecil dunia
Pantai Legon Pari By Jendela kecil dunia

Jika Tanjung layar berbentuk daratan yang menjorok ke arah lautan, maka lain halnya dengan Legon pari, disini lautanlah yang menjorok ke daratan. Legon pari berasal dari kata Laguna, ya karena bahasa sunda jadilah disebut Legon. Sedangkan Pari adalah Ikan laut yang dulu banyak ditemukan di tempat ini.

Letak Legon Pari lumayan jauh dari Tanjung Layar, wisatawan yang masuk ke daerah ini pun belum banyak karena memang letaknya jauh serta jalannya yang masih terbilang jelek.

Tapi rasa lelah kamu di perjalanan menuju Legon Pari akan terbayar setelah sampai. Karena tempat ini merupakan tempat paling eksotis di sawarna, hanya saja aksesnya yang kurang memadai.

Kamu sebenarnya bisa jalan kaki dari jalan utama, namun akan lumayan menempuh waktu yang lama. Disarankan lebih baik naik ojek lokal saja agar cepat sampai. Sesampainya di lokasi pengunjung akan disuguhi pemandangan menakjubkan dari Pantai ini.

Pasirnya yang masih bersih serta suasana alam yang memang masih alami, tenang serta jauh dari hiruk pikuk dunia modern.

Karang Taraje

Image By Flickr
Karang Taraje By Flickr

Karang Taraje terletak di sebelah Timur dari arah Legon Pari. Dari jauh akan terlihat banyak karang terhampar, nah disitulah letaknya. Karang Taraje ini merupakan spot foto yang paling banyak diminati wisatawan. Karena memang sangat Indah, karangnya mirip bebatuan grand canyon di USA, yang membuatnya berbeda adalah Grand canyon yang ini di pinggir laut.

Disana kamu akan melihat semacam air terjun yang turun dari karang Taraje. Air terjun tersebut terbentuk dari debur ombak yang menghempas ke karang, namun kamu hanya bisa melihatnya ketika ombak besar ya. Namun yang harus diperhatikan adalah jangan sampai kamu foto di bagian terjal, karena bisa berakibat fatal.

Karang Bereum

Image By KSM Tour
Karang Beureum By KSM Tour

Untuk wisata Karang Taraje terletak disebelah Timur dari Legon Pari, Untuk pantai Karang Bereum ini sebaliknya. Hanya perlu berjalan sedikit kearah Barat, letaknya begitu dekat dengan tempat pertama kali sampai.

Di Karang Bereum terdapat hamparan karang juga, namun tidak sebesar karang Taraje.karangnya,letaknya ada di tengah dari bibir pantai. Dari jauh wisatawan juga bisa melihat air terjun, namun yang berbeda disini ombaknya relatif kecil.

Gua Lalay

Image By Indonesia Kaya
Gua Langir By Indonesia Kaya

Nama Gua Lalay yang diambil dari Bahasa Sunda yang berarti Gua Kelelawar. Jika tertarik untuk menjelajah, di sarankan agar pengunjung menggunakan jasa penunjuk arah atau guide. Sebab, guanya sangat dalam dan dikhawatirkan akan sedikit kesulitan. Di dalam terdapat danau kecil, airnya sejuk.

Wisatawan yang berkunjung biasanya akan merasakan pengap di perjalanan namun akan terasa sejuk jika sudah sampai di dalam.

Ketika pertama kali melangkah masuk akan dimanjakan dengan pemandangan stalaktit dan stalakmit yang telah terbentuk selama puluhan hingga ratusan tahun lalu .

Gua Lalay ini tidak sepopuler wisata lain yang ada disawarna, dari sekian banyak tempat wisata mungkin Gua ini yang paling tersembunyi dan tidak diketahui banyak orang. Hal itu bisa dilihat dari jarangnya wisatawan yang datang ke kawasan ini.

Batuan yang ada di dalam gua begitu sangat menakjubkan. Yang menjadi masalah utama menuju Gua Indah ini yaitu aksesnya yang kurang memadai dan tidak jarang pula kamu akan menemukan lintasan yang terjal, jadi perlu berjuang sedikit keras untuk sampai ke Gua Lalay.

Karena belum terlalu banyak fasilitas yang tersedia di lokasi tersebut, saya sarankan kamu membawa bekal makanan, minuman serta kotak P3K untuk mencegah cedera ringan di Perjalanan.

Mitos yang Berkembang

Diriwayatkan dulu didalam Gua Lalay itu ada Belut sebesar tumbukan padi. Belut ini tidak pernah mengganggu, karena mungkin tugasnya hanya sekedar menjaga Gua ini dari tangan-tangan jahil yang merusak.

Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat desa, belut mistis biasanya keluar pada saat menjelang malam hari. Tapi tak seluruh tubuhnya keluar dari gua, hanya kepalanya saja yang muncul.

Meski menyimpan cerita mistis namun tak ada pantangan tertentu bagi wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Masalah percaya atau tidaknya tentang cerita ini kembali lagi ke pribadi masing-masing karena memang masih mitos dan benar tidaknya mungkin hanya Tuhan yang tahu.

Aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Sawarna

Banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan ketika mengunjungi tempat wisata ini, karena tersedia banyak tempat yang bisa dikunjungi.

Berselancar

Berselancar di Sawarna
Berselancar di Sawarna By Mpora

Pantai Sawarna merupakan tempat yang cocok bagi kamu yang senang akan olahraga yang satu ini. Namun tidak semua tempat bisa digunakan sebagai arena berselancar, karena beberapa dipenuhi karang yang terhampar.

Pantai yang biasa digunakan berselancar adalah Pantai pasir putih, karena ombaknya yang bagus serta tidak ada karang disekitar pantai. Kamu juga bisa menyewa papan selanar di tempat penyewaan, jika lupa membawanya.

Bermain Air

Bermain Air di Sawarna
Bermain Air By Shutter Stock

Apa sih tujuan utama main ke Pantai kalau bukan basah-basahan. Nah di Pantai sawarna banyak sekali spot untuk renang, terutama di Pantai Pasir Putih dan Pulomanuk.

Pengunjung bisa bebas berenang tanpa takut untuk tenggelam, asalkan jangan terlalu tengah dan ikuti aturan dari LifeGuard ya.

Menyusuri Desa Wisata

Menyusuri Desa Wisata Sawarna
Menyusuri Desa Wisata Sawarna By I am The mob

Selain dari Wisata Pantainya yang menakjubkan, Sawarna pula menawarkan wisata adat tradisional serta lingkungan pedesaan yang masih kental.

Di Desa Sawarna ini kamu masih bisa merasakan Indah dan rukunnya suasana desa, mulai dari sawah yang terhampar, saung saung tradisional serta para petani yang sedang beraktifitas.

Menikmati Indahnya Sunrise dan Sunset

Pantai Tanjung Layar
Sunrise dan Sunset Sawarna Layar By Blog Vektor

Sebagian dari kamu mungkin menganggap kalo hanya gununglah yang mempunyai sunrise memukau. Tapi tunggu dulu, pagi hari di sawarna sangatlah Indah apalagi sunrise nya.

Jika kamu beruntung dapat penginapan dekat sawah, maka setiap pagi kamu akan disambut oleh indahnya fajar dari ufuk timur. Dengan pemandangan hamparan sawah hijau yang terkena sinar mentari di pagi hari menjadi daya tarik tersendiri.

Kalo untuk sunset sih jangan ditanya lagi lah ya. Kebanyakan wisata pantai selalu menawarkan panorama sunset yang indah, begitupun Sawarna . Bayangkan pada hari menjelang senja kamu berdua dengan kekasih menikmati Sunset sambil melihat ombak berkejaran, luar biasa kan ?.

Apalagi pantai disini sangatlah terjaga keasriannya, membuat setiap wisatawan betah untuk berlama-lama dari senja hingga malam tiba.

Tracking Gua

Tracking Gua Sawarna
Tracking Gua By ABC

Jika kamu tertarik untuk menjelajah Gua setempat, maka kamu bisa datang ke Gua Langir atau Gua Lalay. Dijamin pengalaman tracking kamu tidak akan mengecewakan deh.

Oiya jangan lupa sewa pemandu ya, agar kamu tau sejarah serta ada yang memandu jalan, kalo nyasar kan berabe ya kan.

Paket Wisata Sawarna

Sawarna dot Net
Sawarna dot Net

Banyak penginapan atau agen Travel yang menawarkan paket mulai dari menginap, makan, karaoke dll. Kami menyarankan, jika kamu ingin mengambil paket wisata langsung mengunjungi website penginapan dan paket sawarna di sawarna.net. Dijamin aman, nyaman, dan memuaskan.

Website tersebut dikelola oleh penggiat wisata lokal bernama Kang Ricky. Nah untuk masalah reservasi penginapan dan lain-lainnya hubungi saja langsung, kontaknya tertera di website.

Ngambil paket di kang Ricky ini menurut saung net tergolong murah, karena bukan dari perusahaan travel.

Adapun sedikit gambaran mengenai paket yang ditawarkan adalah :

  • Paket penginapan dan makan(paket backpacker)
  • Paket penginapan, makan, dan guide
  • Paket wisata fotografi
  • Paket Full Service

Harga Paket Sawarna dari Jakarta

  • 1 – 15 Orang = Rp. 425.000
  • 16 – 29 Orang = Rp. 400.000
  • 30 – 50 Orang = Rp. 380.000

Dengan harga ini kamu dapat menikmati tour selama 2 hari 1 malam, selain itu kamu juga akan mendapatkan fasilitas seperti :

  • Air mineral
  • Guide lokal
  • Es kelapa 1x
  • Perlengkapan P3K
  • Makan 3x prasmanan
  • Retribusi caving Goa Lalay
  • Foto dan CD dokumentasi kegiatan wisata
  • Penginapan / homstay di Desa Sawarna (Non AC)
  • Transportasi penjemputan dari tempat yang di tentukan area Jakarta PP

Rekomendasi Penginapan Sawarna

Tidak perlu takut susah mencari penginapan Sawarna, ada beberapa penginapan dekat pantai yang memiliki fasilitas dan pelayanan yang baik dengan harga sewa yang cukup terjangkau, berikut beberapa rekomendasi penginapan Sawarna.

Villa Little Hula Hula

Villa Little Hula Hula Sawarna merupakan Villa & Penginapan Sawarna yang letaknya berada dekat dengan tempat wisata yang ada di Sawarna seperti Pantai Pasir Putih (Ciantir) dan Pantai Tanjung Layar. Lokasi penginapan sangat strategis karena dekat juga dengan tempat wisata lainnya yang ada di Sawarna. Berada di jalan utama Desa Sawarna, memiliki parkiran sendiri, jadi tidak perlu khawatir dengan keamanan kendaraan.

Bukit Indah Sawarna

Penginapan ini sangat dekat lokasinya dengan beberapa tempat wisata di Sawarna seperti Pantai Gua Langir, Karang Bokor,dan Pantai Pasir Putih. Tidak perlu naik motor ataupun kedaraan untuk sampai ke pantai, bisa ditempuh dengan jalan kaki beberapa menit saja hamparan putihnya bisa dijumpai. Sanking dekatnya dengan pantai dimalam hari kamu akan mendengar gemuruh ombak.

Andrew Batara

Andrew Homestay Sawarna adalah penginapan dekat wisata Pantai Sawarna seperti Tanjung Layar dan Pantai Pasir Putih. Penginapan Sawarna yang cocok untuk rombongan yang liburan ke Sawarna. Bisa menampung banyak peserta.

Liburan ke Sawarna bersama keluarga besar, rombongan teman atau komunitas ? Andrew Homestay cocok untuk rombongan besar, memiliki fasilitas yang lengkap dan dekat dengan banyak tempat wisata yang ada di Sawarna.

Pondok Ciantir

Penginapan Pondok Ciantir berada di tengah area pesawahan ini sangat dekat dengan banyak tempat Indah di Sawarna, salah satunya Pantai Tanjung Layar destinasi wisata utama di Sawarna karena merupakan icon di Sawarna.

Sinar Matahari Resort

Sinar Matahari Resort adalah penginapan pantai Sawarna dengan desain panggung kayu, berada di area pesawahan dan dekat dengan icon wisata seperti Pantai Pasir Putih(Ciantir) dan Tanjung Layar, keduanya bisa diakses beberapa menit saja dengan jalan kaki. Memiliki lingkungan yang nyaman dan aman.

Itu dia Pembahasan detail tentang wisata Pantai Sawarna, bagaimana ? menarik bukan. Tunggu apalagi , ayo datang ke sawarna. Untuk apa jauh-jauh keluar negeri, jika yang didalam negeri ternyata jauh lebih Indah, ya kan. Semoga artikel ini berguna dan membantu ya, mohon maaf kalo ada kesalahan penulisan. Terima kasih telah berkunjung.