Semua Serba Canggih, Tapi 7 Profesi Ini Dijamin Sulit Digantikan Robot!

Bicara tentang teknologi memang tiada habisnya. Apalagi ranah teknologi bisa menyasar pada berbagai bidang pekerjaan. Sehingga tidak mengherankan bila beragam pekerjaan bisa digantikan perannya oleh mesin yang merupakan produk-produk teknologi. Keberadaan manusia juga semakin lama akan tergeser oleh adanya mesin ataupun robot canggih.

Pekerjaan yang bisa dibilang kini sudah punah adalah jasa tukang pos pengirim surat. Bila dulu pekerjaan satu ini dilakukan oleh petugas, kini berkirim surat sudah tidak butuh hal itu. Mengingat sudah diambil alih adanya surat elektronik seperti email.

Bahkan kini juga semakin maju platform pengiriman email ini sudah bisa diakses melalui ponsel pintar. Tentu semuanya makin bergeser ke berbagai software ataupun mesin-mesin canggih.

Meski ada banyak profesi yang bakal tergeser oleh keberadaan mesin ataupun aplikasi software, masih ada banyak profesi yang bisa dibilang sulit untuk digantikan oleh mesin ataupun robot. Apa saja pekerjaan itu?

7 Profesi yang Sulit Digantikan Robot

1. Content Creator

Content Creator
Content Creator © unsplash.com

Mengapa pekerjaan satu ini sulit digantikan robot? Pasalnya pekerjaan ini tentunya akan sangat berkaitan dengan ide dari masing-masing orang.

Sehingga tidak akan mungkin ide itu bisa sama dengan yang lainnya. Ide akan sangat lekat kaitannya dengan kreativitas. Sehingga akan sangat sulit digantikan oleh mesin ataupun robot.

Sementara robot atau mesin buatan manusia itu akan bertindak sesuai program yang sudah disetel dengan keteraturan dan tentunya hanya bisa melakukan suatu pekerjaan yang sudah bisa diprediksikan sebelumnya.  Jadi tidak akan mungkin bukan robot atau mesin bisa berpikir di luar konteks atau programnya?

2. Polisi atau Tentara

Polisi atau Tentara
Polisi © unsplash.com

Bisa bayangkan tentara atau polisi dilakukan oleh robot? Hal ini bisa dibilang akan sangat sulit dilakukan mengingat pekerjaan satu ini bukan sebatas pada satu tindakan atau masalah saja. Tugas para penegak hukum ini juga begitu kompleks terkait dengan keamanan dan kenyamanan yang berkaitan dengan masyarakat ataupun negara.

Apalagi tiap masalah yang terjadi semisal kasus hukum, tentu akan butuh proses dan penanganan yang berbeda. Tak mungkin bisa dilakukan oleh robot yang sifatnya hanya akan bergerak berdasarkan pemrograman yang ada.

Selain itu, pekerjaan tentara ataupun polisi juga tak hanya berkaitan dengan hukum ataupun keamanan, melainkan juga sangat berperan dalam proses evakuasi suatu peristiwa ataupun bencana. Kehadiran dan peran mereka sangatlah dibutuhkan. So, mungkinkah robot akan bisa menggantikan?

3. Pemadam kebakaran

Pemadam kebakaran
Pemadam kebakaran © unsplash.com

Apa yang terlintas sekilas saat membicarakan profesi satu ini? Pasti jelas sekali bukan bahwa pekerjaan sebagai pemadam kebakaran ini tidak dapat diambil alih oleh mesin ataupun robot.

Tentu tetap dibutuhkan manusia sebagai pelaku pemadam kebakaran. Mengingat pekerjaan ini berkaitan dengan sebuah peristiwa yang sama sekali tidak bisa diprediksi kedatangannya.

Pemadam kebakaran tentunya akan sangat memperhatikan situasi serta kondisi dari lokasi yang terbakar. Semuanya akan berkaitan dengan proses pemadaman api.

Selain berupaya memadamkan api, para petugas pemadam kebakaran juga akan bertugas dalam proses evakuasi korban yang mungkin saja ada di lokasi kebakaran. Jelas pekerjaan seperti ini tak bisa dialihkan pada mesin ataupun robot.

4. Customer care

Customer care
Customer care © flickr.com

Profesi satu ini terbilang punya peran dan tanggung jawab besar. Sehingga akan sangat sulit digantikan dengan mesin berteknologi canggih sekalipun.

Bagaimana tidak, meski zaman sekarang kerap ada layanan customer care yang melayani 24 jam, tapi kenyataannya semua itu berupa mesin penjawab otomatis. Lantas sebagai konsumen akankah puas dengan layanan ini? Pasti jawabannya tidak.

Setiap konsumen akan merasa jengkel saat mengadukan masalah atau keluhan tetapi dijawab oleh mesin penjawab. Tentu harapannya bisa diterima dan ditanggapi langsung oleh customer care sesungguhnya, bukan mesin otomatis yang tak bisa memberikan tanggapan secara jelas dan luwes layaknya manusia yang memang memiliki keterampilan berbahasa.

5. Public relations

Public relations
Public relations © pxhere.com

Profesi satu ini sudah pasti membutuhkan manusia sebagai pelakunya. Sebab manusia memang sudah tercipta sebagai makhluk sosial dengan beragam karakter unik yang tidak akan sama.

Sehingga dalam setiap hubungan antar manusia, akan terjadi sebuah pendekatan secara emosional. Tak akan mungkin bisa dilakukan oleh robot cerdas sekalipun.

Manusia memiliki keluwesan dalam berbicara ataupun berperilaku. Sehingga akan berdampak pada proses sosialisasinya. Hal inilah yang dibutuhkan dalam profesi sebagai public relations.

Bukan sekadar menyampaikan, tetapi bagaimana cara menyampaikan dan pendekatan itu sendiri dilakukan agar goals yang diharapkan terwujud. Sementara robot tak bisa mengerjakannya seperti manusia bisa melakukannya. Setuju?

6. Business development

Business development
Business development ©maxpixel.net

Kalau membicarakan profesi satu ini memang sepertinya masih sulit untuk bisa menggantikannya dengan mesin ataupun robot sebagai pengganti. Mengingat pekerjaan ini membutuhkan tingkat kreativitas tinggi saat menjalankannya.

Business development sangat menuntut setiap pelakunya untuk bisa menemukan suatu cara dalam membangun relasi, strategi dalam mengembangkan sebuah bisnis, melakukan sebuah analisa hingga memahami kondisi terkini sebuah industri. Semuanya berhubungan dengan ide kreatif seseorang.

Jadi bisakah manusia menciptakan sebuah robot yang benar-benar unik layaknya manusia dengan pemikiran kreatif mandiri tanpa harus diprogram? Rasanya memang mustahil.

7. Tukang ledeng

Tukang ledeng
Tukang ledeng © pixabay.com

Pekerjaan satu ini memang terkesan sepele. Tapi jangan salah, justru kerjaan ini justru akan sulit digantikan oleh robot sekalipun. Bila ada kerusakan ledeng di rumah, gedung, kantor, atau apartemen, tentu tukang ledeng yang akan bergerak cepat membenahinya. Mulai dari melakukan pengecekan, menemukan titik masalah hingga memperbaikinya.

Semua proses itu membutuhkan penanganan dari teknisi atau tukang ledeng. Sehingga akan sangat sulit menggantikan posisi pekerjaan satu ini dengan robot atau mesin canggih. Sehingga pekerjaan yang kerap dipandang sebelah mata ini sebenarnya justru sangat dibutuhkan dan berarti dalam kehidupan manusia.

Kemajuan teknologi sekarang ini memang begitu pesat. Semua ranah sudah menjadikan teknologi sebagai sebuah kebutuhan demi memudahkan pengerjaan. Hanya saja memang tak bisa semua bidang bisa dilakukan oleh teknologi ciptaan manusia.

Terlebih profesi dokter dan perawat, mungkinkah mereka bisa digantikan robot? Proses mendiagnosa dan merawat pasien bukan perkara teknis semata yang bisa dilakukan secara pasti oleh robot. Selain tindakan, tentu dibutuhkan nilai-nilai empati dan simpati dari orang untuk bisa menjalankan profesi ini.

Namun di balik semua itu, tetap ada nilai positif juga dari kecanggihan teknologi. Seperti sekarang yang bisa kita lihat, muncul startup baru yang memunculkan profesi-profesi baru. Sehingga lapangan kerja baru bermunculan dengan basic teknologi yang mungkin bertahun-tahun lalu belum pernah terpikirkan.

Nah, sekarang jadi ada gambaran bukan tentang profesi apa saja yang menjanjikan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan